Biografi Pahlawan

Biografi Fatmawati

Biografi Fatmawati – Fatmawati adalah ibu negara pertama Indonesia. Beliau merupakan istri sah presiden Soekarno. Itulah mengapa kebanyakan menjuluki beliau dengan nama Fatmawati Soekarno.

Beliau terlahir pada hari Senin, 5 Februari 1923. Beliau lahir di Kampung Pasar Malabero, Bengkulu. Nama panggilan beliau sering disebut dengan nama Fatimah.

Orang tuanya memberi nama Fatmawati yang memiliki arti Bunga Teratai. Fatmawati merupakan anak dari pasangan Hasan dan Siti Chadijah.

Fatmawati adalah orang keturunan bangsawan dari Kerajaan Indrapura Mukomuko. Namun, meskipun begitu Fatmawati kecil tak pernah dimanja oleh orang tuanya.

Di saat beliau kecil, beliau memiliki banyak sekali permasalahan yang membuatnya mengalami kesulitan. Di karenakan adanya kolonialisme oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Keteladanan Sikap Fatmawati

Biografi Fatmawati singkat telah dikupas melalui latar belakang keluarga dan cerita dibalik nama beliau. Kali ini yang tidak kalah menarik yakni kisah Fatmawati pada masa remaja yang patut diteladani.

biografi fatmawati singkat
Foto: merahputih.com

Saat beranjak remaja, Fatmawati memiliki sosialisasi dan jati diri yang sangat baik. Ia memiliki pengaruh baik terhadap rakyat indonesia.

Yang pada akhirnya menyadarkan akan perlakuan kaum kolonial. Beliau juga memiliki semangat dan kemandirian yang tinggi, sikap itu sudah tertanam sejak beliau remaja.

Kehidupan keluarga dan lingkungan sosialnya sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter Fatmawati. Beliau adalah orang yang patuh dan juga mampu menyikapi kehidupan sosio-kulturnya. Kemandirian Fatmawati pada saat itu adalah berusaha meringankan beban orang tuanya, dengan cara bersekolah sambil berjualan.

Pertemuan Fatmawati dan Soekarno

Fatmawati bertemu dengan Soekarno pada saat Soekarno di pindahkan ke Bengkulu yang awalnya berada di Flores, NTT. Beliau bertemu saat Soekarno bekerja sebagai pengajar di tempat Fatmawati sekolah yaitu di sekolah Muhammadiyah.

Hubungan Fatimah dengan Soekarno mengalami permasalahan. Dan Fatmawati memutuskan untuk berpindah ke tempat neneknya tinggal. Saat ini tempat tersebut dijadikan museum Fatmawati Soekarno yang berada di Bengkulu.

Ketika beranjak dewasa, Fatmawati di datangi oleh seorang pemuda yang ingin melamarnya. Dan ia langsung minta tanggapan dari Soekarno tentang lamaran tersebut.

Beliau akhirnya bertemu dengan Soekarno di depan rumah neneknya tinggal. Dan tak lama kemudian, Soekarno akhirnya melamar Fatmawati agar menjadi pendamping hidupnya.

Fatmawati menerima lamaran dari Soekarno, namun dengan persyaratan agar Soekarno mau berpisah dengan Inggit Ganarsih istri pertama Soekarno.

Rumah Tangga Ibu Fatmawati

Pada tanggal 1 Juni 1943 Soekarno dan Fatmawati akhirnya menikah. Namun, keduanya tidak berada di satu tempat yang sama. Keberadaan Soekarno di Jakarta, sedangkan Fatmawati berada di Bengkulu.

Fatmawati menikah pada saat beliau berumur 20 tahun. Karena Soekarno masih sangat sibuk dengan urusannya, mereka menikah dengan tidak saling bertemu satu sama lain.

Maka yang mengucapkan ijab kabul dengan ayahanda Fatmawati diwakilkan oleh kerabat dekat Soekarno.

Kelak, Soekarno sendiri memiliki 9 wanita yang dijadikan istri. Meskipun ada perpisahan dengan istri-istri sebelumnya. Dan Fatmawati merupakan istri ke-3 Soekarno.

Istri pertama Soekarno adalah Siti Oetari, kedua Inggit Ginarsih, ketiga Fatmawati, keempat Hartini, kelima Ratna Sari Dewi Soekarno, keenam Haryati, ketujuh Yurike Sanger, kedelapan Kartini Manoppo, dan yang terakhir adalah Hedly Djafar.

Keluarga dan Keturunannya

Pernikahannya dengan Soekarno pada tanggal 1 Juni 1943. Dikaruniai 5 orang anak. Bernama Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, Sukmawati Soekarnoputri, Guntur Soekarnoputra dan Guruh Soekarnoputra.

biografi fatmawati lengkap
Foto: www.cnnindonesia.com

Setelah Soekarno melakukan pengasingan di Bengkulu, beliau kembali ke Jakarta. Namun hati Soekarno tetap tertinggal di Bengkulu. karena beliau sangat mencintai Fatmawati istrinya.

Pada saat mereka di karunia 5 anak, timbullah masalah baru. Soekarno tidak bisa menahan rasa cintanya pada perempuan lain yang bernama Hartini.

Mengakibatkan Soekarno dan Fatmawati cerai. Namun, anak dari pasangan Fatmawati dan Soekarno ini mengikuti ayahnya yang berada di Istana.

Ibu Fatmawati Menjahit Bendera Pusaka

Keberadaan bendera merah putih diawali dari rencana perwira Jepang yang bernama Shimizu. Ia berusaha untuk memenuhi janji kemerdekaan Indonesia dari Jepang.

Shimizu adalah seorang kepala Propaganda Gunseikanbu yang berada di Jawa dan Sumatera. Ia berpura-pura dan memposisikan dirinya menjadi seorang pro-Indonesia.

Sikap dan perilaku Shimizu adalah Tak-tik yang dimainkannya karena dengan diposisikannya ia menjadi kepala barisan propaganda.

Runtuhnya kejayaan Jepang pada awal 1943 yang diakibatkan dari tekanan Amerika Serikat dan para sekutu. Jepang dengan tak-tiknya menggunakan politik “saudara tua” dengan Indonesia.

Jepang pun juga berjanji sebab ia saudara tua mengizinkan para pemimpin Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Janji itu hanya sebagai strategi Jepang agar bisa mendapatkan simpati dan dukungan dari rakyat Indonesia pada saat terjadi Perang Asia Timur Raya.

Shimizu menyediakan rumah besar itu juga sebagai strategi Jepang kepada Soekarno sebagai pemimpin Indonesia. Soekarno memiliki harapan agar halaman rumah yang di sediakan oleh Jepang bisa luas.

Anak buah Jepang yang bernama Chaerul diperintahkan oleh Shimizu untuk mencari rumah. Chaerul menemukan rumah itu di Jalan Pegangsang Timur 56, Cikini.

Kisah Dibalik Bendera Pusaka

Tak disangka, kain merah yang sebagai bahan bendera pusaka adalah kain bekas tenda yang ada di warung kaki lima. Pada bulan Agustus 1945 tokoh tokoh pergerakan sangat sibuk.

Untuk mempersiapkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Ketika sedang hamil tua dan memang sudah bulannya beliau melahirkan.

Fatmawati melahirkan putranya yang bernama Guntur Soekarnoputra. Beliau menjahit bendera pusaka menggunakan mesin jahit tangan warna merah dan sepasang meja kursi.

Sampai saat ini kursi yang dikenakan oleh beliau yang pertama kali untuk menjahit bendera merah putih menjadi barang koleksi Rumah Ibu Fatmawati Soekarno yang berada di Bengkulu.

Beliau selesai menjahit bendera pusaka dalam waktu dua hari. Bendera pusaka tersebut memiliki ukuran 2 x 3 meter, ada seseorang yang mengantarkan bendera pusaka itu ke tentara Jepang.

Bendera merah putih tersebut dikibarkan setelah peristiwa pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jakarta. Dan saat ini bendera itu disimpan di Monumen Nasional tepatnya di Jakarta.

Fatmawati Sang Ibu bendera

Dalam biografi Fatmawati, beliau dituturkan memang seseorang yang sangat mandiri dan memiliki semangat yang tinggi. Beliau tetap berusaha menjahit bendera merah putih walau dengan keadaan yang sangat tidak memungkinkan. Dan selalu mendampingi Soekarno dalam perjuangan mencapai kemerdekaan Indonesia.

biografi fatmawati
Foto: pedomanbengkulu.com

Beliau adalah orang yang kuat dan selalu berusaha agar tidak pernah mengeluh. Walau Soekarno suaminya memang sibuk dengan urusan pemerintahannya.

Fatmawati juga seseorang yang ramah kepada masyarakat sekitar. Dengan begitu sikap dan perilaku Fatmawati memang sangat patut untuk dicontoh.

Peran Fatmawati untuk Negara Indonesia

Tidak hanya ditugaskan untuk menjahit bendera pusaka, Fatmawati juga mempunyai peran seperti apa yang dilakuakan seorang laki-laki. Beliau memiliki peran yang sangat luar biasa yaitu menjadi motivator untuk semua perempuan yang berada di Indonesia.

Terutama di wilayah Bengkulu. Sebagai seorang yang menjahit bendera merah putih. Beliau juga mengikuti upacara bendera pada tanggal 17 Agustus 1945.

Fatmawati membuktikan bahwa beliau benar-benar orang yang tangguh dan hebat. Pada saat Soekarno menjalani tugas sebagai kepala negara dan Fatmawati juga sebagai Ibu negara.

Peran Fatmawati dapat memberikan pengaruh besar kepada masyarakat terutama kepada perempuan Indonesia.

Berpulangnya Ibu Fatmawati

Beliau meninggal pada tanggal 14 Mei 1980 di Kuala Lumpur, Malaysia. Pada saat beliau berumur 59 tahun. Beliau meninggal karena terkena serangan jantung pada saat perjalanan menuju ke rumah sepulang umrah dari Mekah.

Kemudian namanya di jadikan nama rumah sakit terbesar yaitu RS. Fatmawati Jakarta. Sebagai penghargaan atas jasa-jasanya.

Inilah sekilas tentang biografi Fatmawati, sang ibu negara pertama Indonesia. Semoga kita semua bisa meneladani sikap dan iktikad beliau.

Biografi Kapiten Pattimura

Biografi Kapiten Pattimura – Rasanya meskipun mayoritas penduduk Indonesia cukup familiar dengan wajah beliau, namun belum faham betul bagaimana biografi Kapitan Pattimura.

Ini sangat wajar, karena banyak nama jalan menggunakan nama beliau. Selain itu, wajah beliau juga di apresiasi dalam mata uang rupiah Indonesia.

Perjuangan beliau tentu sangatlah besar untuk Indonesia. Ada banyak keteladanan Kapitan Pattimura yang bisa dipahami oleh generasi masa kini.

Kapitan Pattimura merupakan salah satu pahlawan nasional Indonesia. Namanya terus dikenang karena kegigihannya dalam membela dan memperjuangkan Indonesia dari tangan penjajah. Mungkin banyak yang tidak asing dengan pahlawan nasional yang satu ini.

Karena perjuangan Kapitan Pattimura, beliau ditetapkan sebagai pahlawan nasional Indonesia. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu penghargaan bagi pahlawan kemerdekaan. Membuat pahlawan yang satu ini cukup dikenali sebagian besar rakyat Indonesia.

Biografi Singkat Kapitan Pattimura

Berikut ini merupakan paparan mengenai biografi singkat Kapitan Pattimura. Dimana masih banyak yang menyangsikan kebenaran sejarah Pattimura. Semoga dengan paparan berikut dapat mengurangi penasaran anda terhadap biografi Kapitan Pattimura.

Kapitan Pattimura memiliki nama lengkap Thomas Matulessy atau ada yang menyebut Ahmad Lussy, Ia lahir pada 8 Juni 1983 di Hoaloy, Seram Selatan provinsi Maluku.

biografi kapitan pattimura
Gambar: www.timurnesia.com

Pattimura terlahir dari pasangan Frans Matulesi dan Pattimura Fransina Silahoi. Keduanya merupakan keturunan bangsawan dari kerajaan islam Sahulau yang kala itu dipimpin oleh Sultan Kasimillah. Namun, banyak pihak yang masih memperdebatkan apa agama Kapitan Pattimura.

Lahir dan besar di keluarga kerajaan membuat Pattimura tumbuh berbeda dengan kebanyakan anak lainnya. Riwayat pendidikan Kapitan Pattimura sangat baik, beliau ahli dalam ilmu perang. Ia tumbuh sebagai pribadi yang tak hanya cerdas, tetapi juga tangkas dan berbudi luhur.

Terlahir dari keluarga kerajaan, membuat jiwa patriotisme dari Pattimura menjadi semakin terpuruk. Sebelum berperang melawan VOC, Pattimura sempat tergabung dalam militer Inggris.

Ia merupakan mantan Sersan Militer pada saat tentara Inggris masih berkuasa. Pattimura ini ternyata bukan satu – satunya pejuang dari Maluku. Ada pula salah satu pahlawan wanita yang berasal dari Maluku yaitu Martha Cristina Tiahahu.

Perjuangan dalam Perang Maluku

Pattimura terlahir di Maluku, nama Maluku sendiri diambil dari sebuah kata yakni Mulk atau Al Malik yang berarti tanah raja-raja. Dimana ditempat tersebut berdiri banyak sekali kerajaan-kerajaan kecil di sekitar Maluku. Salah satunya adalah kerajaan Sahulau yang dipimpin oleh Sultan Kasimilah.

Pada tahun 1816 pihak Inggris menyatakan menyerahkan kekuasaannya pada pihak Belanda.

Semenjak dalam kekuasaan Belanda, Pemerintah kolonial menetapkan politik monopoli, pajak atas tanah (landrente), pemindahan penduduk serta pelayaran Hongi (Hongi tochten).

Belanda juga mengabaikan perjanjian yang tercantum dalam teaktat London I. Dimana didalamnya terdapat sebuah peraturan yang tercantum didalam pasal 11.

Yang mana memuat ketentuan bahwa Residen Inggris diharuskan untuk merundingkan terlebih dahulu pemindahan korps Ambon dengan Gubernur.

Kesenjangan Belanda vs Pribumi

Dalam perjanjian tersebut dicantumkan jika pemerintahan Inggris berakhir di Maluku. Hal ini membuat serdadu-serdadu Ambon bebas memilih untuk memasuki dinas militer baru atau berhenti mengikuti dinas militer. Namun dalam praktiknya tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui.

Kedatangan kembali tentara Belanda di tanah Maluku mendapat pertentangan dari rakyat daerah tersebut. Hal ini semakin diperparah dengan buruknya hubungan antara pemerintah kolonial dengan rakyat pribumi.

kapitan pattimura dalam uang
Gambar: palontaraq.id

Juga ketimpangan ekonomi dan politik yang juga semakin memburuk selama dua abad membuat kesenjangan ini semakin parah.

Beberapa kebijakan Belanda yang memicu perlawanan dari rakyat antara lain :

  • Diperlakukannya Pelayaran Hongi (Monopoli rempah-rempah) dan Hak Ekstirpasi (Hak memusnahkan pohon karet dan cengkeh yang tidak menaati aturan permonopolian)
  • Perpindahan kekuasaan dari pemerintah Inggris pada pemerintah Belanda secara tidak langsung mengubah semua aturan yang telah berlaku sebelumnya.
  • Terdapat wajib kerja dan pembayaran wajib kepada pihak Belanda serta wajib pajak yng dibebankan kepada rakyat dianggap sangat memberatkan.
  • Pemerintah Belanda memberlakukan uang kertas sebagai pengganti uang logam menyebabkan kebingungan dikalangan rakyat.
  • Banyak rakyat pribumi yang dijadikan tentara perang/serdadu

Beberapa sebab inilah yang memicu perlawanan kalangan rakyat pribumi melawan penjajah. Hal ini juga merupakan salah satu hal yang menyebabkan meletusnya perang Maluku dalam pimpinan Kapitan Pattimura.

Perang Maluku meletus pada tahun 1817. Kapitan Pattimura dengan dibantu oleh para pejuang lainnya seperti Philip Latumahina, Thomas Pattiwael, Anthony Rebook dan Christina Martha Tiahahu, mereka bersama rakyat menyerang markas Belanda di pelabuhan Portho dan berhasil membakar perahu-perahu mereka.

Keesokan harinya, pasukan yang dipimpin oleh Kapitan Pattimura kembali menyerbu benteng Duurstede yang berakhir dengan terbunuhnya Residn Van Den Berg bersama perwira-perwira lainnya. Benteng Duurstade pun dapat dikuasai oleh Pattimura bersama pasukannya.

Kilas Balik Kemenangan Perang

Mendapat serangan tak terduga dan berakhir pada kekalahan membuat pemerintah Belanda tidak tinggal diam. Mereka pun mengirimkan pasukan bersenjata lengkap dalam pimpinan Mayor Beetjes pada tanggal 20 Mei 1917.

Dan di daerah Saparua, meletuslah pertempuran antara Belanda melawan pasukan Pattimura. Dalam peperangan ini, Pasukan Pattimura lagi-lagi mendapat kemenangan dan berakhir dengan terbunuhnya Mayor Beetjes dan pasukan Belanda dapat ditumpas habis.

Pertempuran-pertempuran sengit dalam pimpinan Kapitan Pattimura pun terus terjadi. Banyak wilayah kekuasaan Belanda yang berhasil direbut oleh rakyat pribumi.

Hal ini tentu saja membuat pihak Belanda menjadi kewalahan. Mereka pun mempersiapkan pasukan besar-besaran untuk menumpas serangan dari bala tentara Pattimura.

Beberapa keberhasilan yang dicapai Pattimura bersama para prajuritnya antara lain dengan dikuasainya Benteng Duurstede, pantai Wasisil, Jazirah Hatawano, Ouw Ullath, Jazirah Hitu dipulau Ambon dan Seram Selatan.

Keteladanan Kapitan Pattimura yang paling utama yakni keberanian beliau melawan penjajah dan berani berkorban demi tanah air.

Tak Tik Adu Domba Belanda

Sejarah Pattimura yang sebenarnya mengungkap bahwa Belanda akhirnya memakai cara licik untuk melumpuhkan musuh. Perjuangan Kapitan Pattimura yang berapi – api membuat Belanda kewalahan menghadapinya secara fisik.

Pemberontakan yang dilakukan oleh Pattimura bersama dengan pasukannya membuat kerugian yang tidak sedikit bagi pasukan Belanda.

kapitan pattimura perang
Ilustrasi: www.dictio.id

Direbutnya tempat-tempat penting didaerah Maluku membuat Belanda harus berfikir keras dalam upayanya melawan pemberontakan.

Namun melawan Pattimura ternyata bukan perkara mudah. Pattimura adalah sosok yang tangguh, berani dan pantang menyerah serta sukar terkalahkan.

Ditambah dengan dukungan dari para raja dan rakyat di kerajaan-kerajaan kecil di sekitar Maluku pada pasukan Pattimura membuatnya semakin sulit untuk ditumpas.

Maka kemudian Belanda beralih melakukan tak-tik lain demi menumpas pemberontakan dari rakyat pribumi. Tak tik yang disiapkan Belanda bernama devide et impera atau politik adu domba.

Dengan politik adu domba, Belanda pun dapat memecah belah persatuan rakyat dengan cara menghasut beberapa pemimpin rakyat Maluku.

Tertangkapnya Kapitan Pattimura

Tak tik adu domba pun berhasil. Berkat bantuan dan informasi yang diperoleh dari Pati Akkon dan Dominggus Thomas Tuwanakotta maka tak tik dan strategi pasukan Pattimura dapat terbaca oleh pasukan Belanda.

Perlawanan rakyat Maluku di beberapa tempat dapat di patahkan, bahkan benteng Duurstade dapat kembali direbut oleh pihak Belanda.

Berkat informasi dari orang dalam juga, akhirnya Belanda dapat meringkus Kapitan Pattimura yang saat itu sedang berada di Siri Sori, Maluku Tengah.

Pattimura ditangkap pada tanggal 11 November 1817 bersama dengan orang-orang kepercayaannya. Pattimura pun ditangkap dan dipenjarakan oleh pihak Belanda.

Beberapa rekan seperjuangan yang ikut tertangkap bersama Pattimura antara lain, Anthony Rebhok, Philips Latumahina dan Said Parintah.

Akhir Perjuangan

Dengan politik adu domba yang dilancarkan oleh pihak Belanda, persatuan dan kesatuan rakyat pun dapat dipecah belah. Karena pengkhianatan dari orang dalam pula, Kapitan Pattimura dan para pimpinan pasukan lainnya dapat ditangkap oleh pihak Belanda. Mereka pun dipenjarakan.

Disebutkan, Belanda sempat mengajak berdamai dan berunding dengan Kapitan Pattimura dan menawarkan kerja sama. Namun tawaran kerja sama yang diajukan Belanda itu dengan serta merta ditolak oleh Pattimura.

Tidak lain karena dianggap hanya menguntungkan pihak Belanda saja. Dengan penolakan tersebut, Belanda pun menjatuhkan hukuman mati pada Pattimura dan teman-temannya.

Dalam biografi Kapitan Pattimura, ia dijatuhi hukuman gantung bersama dengan teman-temannya yakni Anthonius Rebhok, Said Parintah dan Philips Latumahina.

Hukuman gantung ini dilaksanakan di Neuw Victoria di daerah Ambon pada tanggal 16 Desember 1817. Pattimura meninggal dalam usia yang sangat muda yakni 34 tahun.

Berkat jasa dan perjuangannya yang gagah berani, nama Kapitan Pattimura pun masuk dalam daftar pahlawan nasional yang jasanya terus dikenang dan diingat oleh seluruh rakyat Indonesia.

Sampai kapanpun, perjuangan Kapitan Pattimura akan selalu dikenang dan dihargai. Peninggalan Kapitan Pattimura bisa menjadi saksi bisa begitu besarnya perjuangan beliau untuk tanah air.

Biografi Moh Yamin

Biografi Moh Yamin – Peran Mohammad Yamin untuk bangsa ini sangat patut di apresiasi. Jasa – jasa Moh Yamin terhadap negara tentu tidak bisa dipandang sebelah mata. Muhammad Yamin adalah salah satu pahlawan indonesia yang juga dikenal sebagai sastrawan indonesia.

Sedikit banyak, anda tentu telah mengenal sosok yang menjadi salah satu tokoh yang ikut berperan dalam pembentukan dasar negara indonesia ini. Namun sebagai sosok penting yang begitu berjasa dalam kemerdekaan indonesia.

Rasanya akan kurang lengkap jika anda tidak mengetahui mengenai biografi Moh Yamin secara lengkap. Ada begitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil dengan membaca biografi Moh Yamin berikut ini.

Mengenal Latar Belakang Moh Yamin dan Keluarga

Untuk bisa mengetahui biografi Moh Yamin lengkap, kali ini kita akan mengupas mengenai latar belakang keluarga hingga pendidikan beliau. Muhammad Yamin atau biasa dikenal dengan sebutan Moh Yamin adalah salah satu sastrawan indonesia yang juga dikenal sebagai pahlawan nasional indonesia.

Biografi Muh Yamin Lengkap
Gambar: mediaindonesia.com

Beliau lahir pada tanggal 23 agustus 1903, di Sawahlunto, Sumatera Barat. Beliau merupakan putra dari pasangan Usman Baginda Khatib dan Siti Saadah.

Dalam perjalanan kehidupan Moh Yamin, beliau adalah salah satu orang yang beruntung karena bisa menempuh pendidikan menengah dan tinggi pada zaman penjajahan. Bahkan beliau juga sempat mempelajari kesusasteraan asing, khususnya kesusasteraan Belanda.

Adapun salah satu pendidikan yang berhasil didapatkan oleh Mohammad Yamin yaitu Hollands inlands School atau HIS di palembang,  peserta kursus dalam lembaga pendidikan peternakan dan pertanian di Cisarua bogor, AMS atau Algemene Middel Ibare School, Sekolah Menengah Umum di Yogya, dan juga HIS di Jakarta.

Latar Belakang Pendidikan Moh Yamin

Perjalanan pendidikan yang dilalui Moh Yamin memang cukup panjang. Setelah menempuh pendidikan di sekolahnya yang berada di Bogor, Moh Yamin melanjutkan pendidikannya ke AMS, Yogya. Dari sana, Moh Yamin belajar bahasa Yunani, bahasa Latin, bahasa Kaei, dan juga sejarah purbakala.

Tidak butuh waktu lama, yaitu hanya dalam waktu 3 tahun beliau mampu menguasai semua pemahaman mengenai ilmu – ilmu tersebut.

Ini tentu merupakan sesuatu yang luar biasa karena tidak semua orang mampu menguasai ketiga pelajaran tersebut dalam waktu yang cukup singkat. Dan melalui bantuan dari pastor-pastor di seminar Yogya, Prof. H. Kraemer, dan juga Ds. Backer, Moh Yamin mampu menguasai ketiganya dengan cepat.

Moh Yamin Gagal Melanjutkan Study ke Leiden

Dari AMS, Yogya, Moh Yamin kemudian melanjutkan pendidikannya ke Leiden. Namun sayangnya, sebelum sempat berangkat berita mengenai ayah beliau yang meninggal sampai di telinganya. Oleh karenanya, cita-cita yang telah beliau rencanakan untuk belajar di eropa gagal.

Hal tersebut disebabkan karena uang peninggalan ayah Moh Yamin hanya mampu untuk belajar lima tahun saja. Sedangkan kesusasteraan timur membutuhkan waktu tujuh tahun.

Melihat kenyataan tersebut, akhirnya Moh Yamin melanjutkan kuliah di Recht Hogeschool atau RHS yang terletak di Jakarta. Dan pada tahun 1932 berhasil mendapatkan gelar Meester in de Rechren atau sarjana hukum.

Jabatan Moh Yamin dari Masa ke Masa

Dalam cerita biografi Moh Yamin tersebut, semasa kuliah Moh Yamin telah aktif berkecimpung dalam perjuangan kemerdekaan indonesia.

Biografi Muh Yamin Singkat
Gambar: 1001indonesia.net

Salah satu organisasi yang pernah dipimpin oleh Muhammad Yamin yaitu antara lain Yong Sumatramen Bond atau organisasi pemuda sumatra 1926-1928, dalam kongres pemuda II tanggal 28 oktober 1928, dan organisasi partindo 1932-1938.

Selain organisasi tersebut, bersamaan dengan organisasi Pertindo, Moh Yamin juga memegang jabatan penting di Indonesia. Berikut ini jabatan Muh Yamin dari masa ke masa:

  1. Muh Yamin ikut bergabung menjadi anggota Volksraad atau Dewan Perwakilan Rakyat
  2. Setelah kemerdekaan Indonesia, perjalanan kehidupan beliau berlanjut dengan menjabat sebagai menteri kehakiman tahun 1951
  3. Menteri Pengajaran
  4. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tahun 1953-1955
  5. Ketua Dewan Perancang Nasional tahun 1962
  6. Ketua dewan pengawasan IKBN Antara 1961-1962.

Dari semua riwayat pendidikannya, bisa disimpulkan bahwa Mohammad Yamin merupakan sosok yang memiliki ilmu yang berwawasan luas. Beliau juga tidak sedikitpun terpengaruh dengan pemikiran barat.

Karena beliau senantiasa menyaring apa-apa yang beliau dapatkan dari sana. Itu itulah menjadi hal yang wajar jika kita mengapresiasi jasa – jasa Moh Yamin terhadap negara dimasa lampau.

Biografi Moh Yamin dalam Karier Kesusasteraan Beliau

Dengan menjadi seorang penulis, Moh Yamin memulai karir kesusasteraan beliau pada tahun 1920-an. Karya pertamanya, beliau tulis dalam jurnal Jong Sumatera menggunakan bahasa melayu. Dan sebagian karya lainnya masih terikat dalam bentuk bahasa melayu klasik.

Karir beliau di bidang kesusasteraan berlanjut ketikan beliau menuliskan sebuah puisi dengan judul Tanah Air pada tahun 1922. Tanah air sendiri merupakan himpunan puisi modern pertama yang diterbitkan.

Berlanjut pada himpunan kedua yaitu ‘Tumpah darahku’ yang berhasil terbit pada tanggal 28 oktober 1928. Dan pada tahun yang sama, drama berjudul Ken Arok dan Ken Dedes juga muncul sebagai drama yang diangkat dari sejarah jawa.

Selain itu, di bidang kesusasteraan Moh Yamin juga telah menerbitkan banyak karya dalam berbagai bentuk. Mulai dari bentuk esai, novel, drama, sejarah, dan juga bentuk puisi.

Tidak sampai di situ, Moh Yamin juga melebarkan karirnya dengan menerjemahkan karya-karya William Shakespeare atau drama Julius Caesar dan juga Rabindranath Tagore.

Biografi Moh Yamin pada Karir Politik Pra dan Pasca Kemerdekaan RI

Peran Moh Yamin terhadap bangsa dan negara sudah dimulai sejak masih menjadi seorang mahasiswa. Moh Yamin sudah mengawali karirnya di dunia politik. Salah satu bukti masuknya beliau dalam dunia politik yaitu dengan bergabungnya Moh Yamin dalam organisasi Jong Sumatera Bond.

Biografi Muh Yamin
Gambar: nasional.kompas.com

Beliau juga menyusun ikrar sumpah pemuda yang dibacakan dalam kongres pemuda II. Dalam ikrar tersebut, Moh Yamin menetapkan bahasa indonesia sebagai bahasa nasional indonesia yang bisa menjadi alat pemersatu bangsa.

Karir politik beliau berlanjut setelah beliau berhasil memperoleh gelar sarjana pada tahun 1932. Dan bekerja dalam bidang hukum di Jakarta sampai tahun 1942. Selain itu, sejarah mencatat bahwa pada tahun itu Moh Yamin juga mulai bergabung pada Partindo.

Sebelum akhirnya beliau mendirikan organisasinya sendiri yaitu Gerindo setelah Partindo dinyatakan bubar.

Biografi Mohammad Yamin Jabatan dalam Kabinet yang Pernah Dipegang

Pada tahun 1939, Moh Yamin juga berhasil terpilih menjadi anggota Volksraad. Bahkan pada tahun 1942 hingga tahun 1945, tepatnya pada masa pendudukan Jepang. Moh Yamin bertugas di putera datau pusat tenaga rakyat. Moh Yamin juga masuk dalam anggota BPUPKI pada tahun 1945.

Dan setelah Ir Soekarno menjadi presiden RI. Moh Yamin sempat menduduki beberapa jabatan penting dalam pemerintahan diantaranya, yaitu:

  1. (Sejak tahun 1950) menjadi anggota DPR
  2. (Tahun 1951-1952) menjadi menteri kehakiman
  3. (Tahun 1953-1955) menjadi menteri pengajaran, pendidikan, dan kebudayaan
  4. (Tahun 1961-1960) menjadi menteri urusan sosial dan budaya
  5. (Tahun 1962) menjadi ketua dewan perancangan nasional
  6. (Tahun 1961-1962) menjadi ketua dewan pengawasan IKBN
  7. (Tahun 1962-1963) menjadi menteri penerangan

Akhir Kisah Biografi Mph Yamin

Kisah inspiratif dalam biografi Moh Yamin terhenti setelah beliau wafat. Meskipun begitu, sebelum meninggal Moh Yamin telah mengukir banyak pencapaian bagi indonesia. Bukan hanya melalui perjuangan beliau di dunia politik. Jasa jasa Moh Yamin terhadap negara juga tercermin dari karir kesusasteraan beliau.

Moh Yamin sendiri meninggal pada tanggal 17 oktober tahun 1962 di usianya yang ke 59 tahun. Selain kemerdekaan, beliau juga memberikan banyak peninggalan karya yang sempat mendapatkan penghargaan. Adapun karya-karya tersebut, diantaranya:

  1. Puisi berjudul Tanah air yang terbit pada tahun 1922
  2. Indonesia, Tumbah Darahku yang terbit pada tahun 1928
  3. Drama berjudul kalau dewa tara sudah berkata, tahun 1932
  4. Drama berjudul Ken Arok dan Ken Dedes, tahun 1934
  5. Sedjarah Peperangan Dipanegara, tahun 1945
  6. Tan Malaka, tahun 1945
  7. Novel berjudul Gadjah Mada, tahun 1948
  8. Septa Dhrama, tahun 1950
  9. Revolusi Amerika, tahun 1951
  10. Proklamasi dan Konstitusi Republik Indonesia, tahun 1951
  11. Soneta berjudul Bumi Siliwangi, tahun 1954
  12. Kebudayaan Asia-Afrika, tahun 1955
  13. Konstitusi Indonesia dalam Gelanggang Demokrasi, tahun 1956
  14. 6000 Tahun Sang Merah Putih, tahun 1958
  15. Naskah Persiapan Undang – Undang Dasar, 1960, 3 jilid
  16. Ketatanegaraan Madjapahit, 7 jilid

Biografi Pangeran Antasari

Biografi Pangeran Antasari – Apakah anda mengetahui mengenai biografi Pangeran Antasari? Beliau merupakan salah satu pahlawan nasional yang berjuang pada abad ke 19 M di daerah Banjar.

Selain sebagai pahlawan nasional, Pangeran Antasari juga dikenal sebagai seorang pemuka agama dan pemimpin umat islam tertinggi di daerah Banjar bagian utara, seperti Muara Taweh dan daerah sekitar Muara Taweh lainnya.

Kilas balik perjuangan para pahlawan bisa kita temui pada ulasan biografi pangeran Diponegoro hingga pangeran Antasari. Mereka itulah para putra daerah yang berani memperjuangkan hak pribumi.

Perjuangan Pangeran Antasari dan perjalanan hidup beliau ini terbilang luar biasa. Rasanya sangat sayang jika dilewatkan begitu saja. Oleh karena itulah, berikut ini pembahasan mengenai biografi Pangeran Antasari secara lengkap.

Mulai dari, tanggal lahir Pangeran Antasari, riwayat pendidikan Pangeran Antasari, dan pembahasan lainnya.

Latar Belakang Pangeran Antasari

Pangeran Antasari merupakan pangeran nasional yang berjuang di daerah Banjar untuk melawan Belanda. Beliau lahir di Kayu Tangi, Kesultanan Banjar, Kalimantan Selatan pada tahun 1797 M. Pangeran Antasari adalah putra dari Pangeran Mas’ud bin Pangeran Amir dan Khadijah binti Sultan Sulaiman.

Biografi Pangeran Antasari
Gambar: bravaradio.com

Dimasa mudanya, Pangeran Antasari dikenal dengan nama Gusti Inu Kartapati. Beliau memiliki satu orang adik perempuan, yang memiliki nama Ratu Antasari atau Ratu Sultan Abdul Rahman.

Sayangnya, adik beliau meninggal ketika melahirkan anaknya yaitu Rakhmatillah. Lahir sebagai keluarga bangsawan, semangat perjuangan Pangeran Antasari tidaklah padam akan iming – iming kolonial Belanda.

Bahkan peran pangeran Antasari sebagai penggerak masa atau pemimpin peperangan menjadi ancaman terbesar bagi Belanda.

Silsilah Keluarga Pangeran Antasari

Dalam silsilah keluarganya. Pangeran Antasari merupakan cucu dari pangeran Amir yang pada saat itu begitu terkenal dalam dinasti Banjarmasin. Pangeran Antasari sendiri pada masa itu merupakan seorang pemimpin yang memimpin banyak suku.

Mulai dari suku Banjar, suku Kutai, Bakumpai, Maanyan, Siang, Ngaju, Murung, Pasir, Sihong, dan beberapa suku yang ada di wilayah pedalaman atau sepanjang sungai Barito.

Di dalam biografi Pangeran Antasari, menjelaskan bahwa beliau memiliki 11 anak dari pernikahannya bersama Ratu Antasari. Sebelas dari anak tersebut, terdiri dari 3 anak laki-laki, dan 8 anak perempuan.

Yang paling penting dari semua perjalanan Pangeran Antasari yaitu beliau diakui masyarakat sebagai “Panembah Amiruddin Khalifatul Mukminin”. Julukan ini mempunyai makna pemimpin tertinggi dari umat islam di wilayah Banjar.

Masa Kecil Pangeran Antasari

Meskipun berasal dari keluarga kerajaan. Namun, keluarga Pangeran Antasari selalu mendidik beliau agar terbiasa hidup berbaur dengan masyarakat kecil. Hal inilah, yang akhirnya membuat Pangeran Antasari memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi.

Tidak hanya itu, dari ayahnya Pangeran Antasari juga belajar untuk anti pada penjajah Belanda.

Barangkali alasan itulah, yang menjadikan Pangeran Antasari tidak pernah takut dan selalu memiliki tekad kuat dalam melawan penindasan Belanda pada masa itu.

Perjuangan Pangeran Antasari dimulai ketika Belanda mengintervensi pemerintahan kesultanan Banjar dengan mengangkat Sultan Tajmid menjadi sultan kerajaan Banjar. Inilah awal mula perjuangan pangeran Antasari dimulai.

Perjuangannya Melawan Belanda

Keputusan pengangkatan Sultan Tajmid tersebut tentu bukan keputusan yang benar. Hal tersebut disebabkan karena pada masa itu Sultan Tajmid adalah sosok yang tidak disukai rakyat, dan cenderung memihak pada Belanda.

Biografi Pangeran Antasari Singkat
Gambar: tibuku.com

Tidak sampai di situ. Bahkan setelah interverensi kekuasaan, Belanda juga mencoba menghancurkan kesultanan Banjar dengan strategi adu dombanya.

Tidak heran jika pada masa itu, banyak dari keluarga kesultanan yang bermusuhan dan bercerai-berai. Tepatnya pada titik inilah, Pangeran Antasari mulai melakukan perjuangannya.

Beliau mencoba membela hak-hak sultan Hidayat dan juga bersekutu dengan kepala suku di daerah hulu sungai. Dan disinilah, Pangeran Antasari mulai memiliki niat untuk mengusir Belanda.

Perjuangan Pangeran Antasari Memimpin Rakyatnya

Perjalanan biografi Pangeran Antasari dalam perjuangannya dimulai pada tanggal 25 April 1859. Bersama 300 prajurit, beliau menyerang pertambangan batu bara di Pengaron yang pada saat itu dimiliki oleh Belanda. Atas penyerangan tersebut, maka perang Banjar pada saat itu dimulai.

Terbukti selepas itu, peperangan demi peperangan terus terjadi di seluruh wilayah kerajaan Banjar. Melihat hal tersebut, Pangeran Antasari segera melakukan penyerangan balik bersama para panglima dan pengikut setianya.

Penyerangan tersebut, beliau mulai dengan menyerang pos-pos milik Belanda yang terdapat di Martapura, Hulu sungai, Tanah Laut, Riam Kanan, Tabalong, dan juga pos di sepanjang sungai Barito sampai Puruk Cahu.

Rencana Pembunuhan Pangeran Antasari

Penyerangan yang dilakukan Pangeran Antasari nyatanya tidak membuat Belanda jera. Alih-alih mengambil langkah mundur belanda malah kembali melakukan perlawanan yang semakin sengit.

Dibantu pasukan Batavia dan didukung dengan persenjataan yang canggih, akhirnya Belanda membuat Pangeran Antasari merasa terdesak. Hingga memutuskan melakukan pemindahan benteng pertahanan beliau ke Muara Taweh.

Melihat hal tersebut, Belanda tidak henti-henti memberikan tawaran agar Pangeran Antasari menyerah. Namun, tekat Pangeran Antasari yang kokoh tidak membuat bujukan Belanda menjadikan lunturnya perjuangan beliau.

Padahal pada waktu itu belanda tengah membuat sayembara untuk membunuh beliau. Tidak tanggung-tanggung Belanda berani memberikan hadiah imbalan sebesar 10.000 gulden bagi siapapun yang mampu membunuh Pangeran Antasari.

Meskipun, tidak ada yang mengikuti sayembara tersebut. Peran Pangeran Antasari sebagai pejuang benar – benar disegani oleh rakyat.

Akhir Perjuangan Pangeran Antasari

Setelah melakukan perjuangan yang cukup panjang, biografi Pangeran Antasari mencatat pada tanggal 11 oktober 1862 beliau dinyatakan wafat. Pangeran Antasari wafat ketika berada di Kampung Bayan Begok, Sampirang.

Pangeran Antasari wafat di usianya yang ke 75 tahun di tengah pasukan karena penyakit paru-paru dan cacar yang beliau derita setelah melakukan perang di bawah kaki bukit Bergantung, Tundukan. Sepeninggal Pangeran Antasari, perjuangan beliau diteruskan oleh putranya yaitu Muhammad Seman.

Pada tanggal 11 november 1958, atas keinginan banjar dan persetujuan keluarga. Jasad Pangeran Antasari yang telah dikebumikan selama sekitar 91 tahun di daerah Hulu sungai Barito, dipindahkan ke Taman Makam Perang Banjar yang berada di Kelurahan Surgi Mufti, Banjarmasin.

Bagian-bagian yang masih utuh dan dipindahkan antara lain, tulang tengkorak, tempurung lutut, dan beberapa helai rambut.

Peran  dan Jasa Pangeran Antasari 

Barangkali gambar Pangeran Antasari bisa anda jumpai dengan mudah pada daftar foto atau ilustrasi pahlawan RI. Anda pun sebenarnya juga bisa menemui banyak foto atau gambar Pangeran Antasari secara online.

Biografi Pangeran Antasari Lengkap
Gambar: tirto.id

Beliau merupakan pahlawan besar, jadi informasinya memang diabadikan dalam biografi resmi pemerintah. Untuk memudahkan pengetahuan anda mengenai Pangeran Antasari. Berikut peran dan jasa Pangeran Antasari untuk Indonesia:

Sebagai Pemuka Agama

Pada masa itu, Pangeran Antasari merupakan ulama’ yang begitu faham dengan nilai-nilai dan mengaplikasikan islam dalam kehidupan sehari-hari. Hal inilah yang membuat masyarakat banjar pada masa itu, mengakui beliau sebagai “Panembah Amiruddin Khalifatul Mukminin (Pemimpin tertinggi dari umat islam di wilayah banjar).

Begitu pandainya beliau dalam agama islam hingga pada perjuangannya Pangeran Antasari melandasinya dengan nilai-nilai islam. Yang dapat dilihat dari ucapan beliau, yaitu “Hidup untuk Allah, dan Mati untuk Allah.”

Sebagai Pemersatu Rakyat

Seperti yang telah dijelaskan di awal, peran Pangeran Antasari sebagai sosok pahlawan yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Tidak heran jika beliau mampu begitu dekat bukan hanya pada suku-suku tertentu saja. Namun dekat pada semua suku. Bahkan begitu dekatnya beliau, sampai Pangeran Antasari tahu bagaimana karakter setiap suku.

Hal itulah yang membuat beliau tidak kesulitan dalam mempersatukan berbagai suku tersebut. Terlebih ketika akan menghadapi penindasan yang dilakukan oleh Belanda pada saat itu.

Adapun persatuan suku itu, terbukti saat tidak ada satupun rakyat Banjar yang mau mengikuti sayembara yang diadakan oleh belanda untuk membunuh Pangeran Antasari dengan imbalan uang. Hal ini membuktikan bahwa peran Pangeran Antasari untuk rakyat tidak bisa dibeli dengan harta.

Sebagai Penyambung Aspirasi Rakyat

Dekatnya beliau dengan semua rakyat kecil, ternyata memberikan banyak kemudahan bagi Pangeran Antasari. Tidak hanya bisa mengetahui karakter setiap sukunya. Atas kedekatan tersebut, Pangeran Antasari juga bisa memahami keinginan semua rakyat beliau.

Seperti yang diketahui, bahwa komunikasi pihak kerajaan dan rakyat tentu memiliki batasan tertentu. Oleh karena itulah, sebagai bagian dari kerajaan, Pangeran Antasari mencoba menampung semua pesan dan keluhan rakyat.

Kemudian menghubungkan dengan pihak kerajaan. Peran Pangeran Antasari sebagai perantara antara rakyat dan penguasa ini tentunya sangat vital bagi stabilitas wilayahnya saat itu.

Biografi Ir Soekarno

Biografi Ir Soekarno – Ir Soekarno merupakan sosok yang sangat berjasa bagi republik Indonesia. Selain merupakan tokoh proklamator Indonesia. Beliau adalah presiden republik Indonesia pertama yang memiliki nama asli Koesno Sosrodiharjo.

Biografi Ir Soekarno cukup panjang. Dalam perjalanan hidupnya, beliau begitu banyak melewati fase-fase kehidupan yang penuh perjuangan. Bagi anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai Bapak Proklamator Indonesia ini, Berikut Biografi Ir Soekarno lengkap dengan perjalanan hidup beliau.

Latar Belakang Kehidupan

Ir Soekarno merupakan presiden pertama Indonesia yang juga dikenal sebagai Bapak proklamator Indonesia. Dikatakan sebagai bapak proklamator karena memang beliaulah yang menjadi proklamator kemerdekaan RI pada tanggal 17 agustus 1945 lalu. Ir Soekarno dilahirkan pada tanggal 6 Juni 1901 di Blitar, Jatim.

Dan tinggal bersama orang tuanya di Blitar, jawa timur. Di masa kecilnya, Ir Soekarno juga sempat tinggal bersama kakeknya, yaitu Raden Hardjokromo yang tinggal di Tulung agung, Jawa Timur. Saat tinggal bersama kakeknya, Ir Soekarno bahkan sempat mengenyam sekolah di sana, meskipun tidak sampai tamat.

Riwayat Pendidikan Ir Soekarno

Kepindahan Ir Soekarno dari sekolah lamanya bukan tanpa alasan. Melainkan beliau harus mengikuti orang tuanya yang pada saat itu pindah ke Mojokerto. Dan pendidikan Ir Soekarno kembali dilanjutkan di Eerste Inlandse School, yang merupakan sekolah tempat ayahnya bekerja menjadi guru.

Biografi Soekarno
Gambar : historia.id

Hingga pada tahun 1911, Ir Soekarno kembali dipindahkan ke sekolah ELS yang merupakan sekolah setingkat sekolah dasar. Salah satu tujuan yang menyebabkan kepindahan tersebut yaitu agar nantinya Ir Soekarno bisa dengan mudah masuk ke sekolah HBS yang berada di Surabaya.

Biografi Ir Soekarno dalam hal pendidikan tidak sampai di situ. Setelah lulus dar sekolah HBS pada tahun 1915. Ir Soekarno kembali melanjutkan pendidikannya dengan cara menumpang tinggal bersama Haji Oemar Said Tjokroaminoto atau yang lebih dikenal dengan nama HOS Cokroaminoto. Beliau merupakan sahabat dari ayah Soekarno.

Bisa dibilang, dari sanalah Ir Soekarno mulai belajar mengenai dunia perjuangan. Dan juga menjadi pejuang sejati. Untuk menambah penjelasan mengenai biografi Ir Soekarno. Berikut dibahas pula rincian biografi Ir Soekarno singkat:

Nama LengkapKusno Sosrodihardjo
Nama PopulerIr. Soekarno
Tempat LahirSurabaya, Hindia Belanda
Tanggal Lahir6 Juni 1901
Tempat MeninggalJakarta, Indonesia
Tanggal Meninggal21 Juni 1970
KebangsaanIndonesia
ProfesiTokoh politik, dan insinyur
AgamaIslam

Biografi Ir Soekarno & Para Istrinya

Ir Soekarno merupakan putra dari Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai. Yang lahir pada tanggal 6 juni 1901 di surabaya, jawa timur. Dimasa kecilnya, Ir Soekarno dikenal dengan nama Kusno Sosrodihardjo.Namun di usianya yang ke 5 tahun, nama awal tersebut di ubah oleh orang tua beliau menjadi Soekarno karena dimasa kecilnya Ir Soekarno sering sakit.

Pergolakan politik serta perjuangan Ir Soekarno tidak lepas juga dukungan para wanita yang dijadikan istri. Kisah cinta beliau bahkan tercatat dalam sejarah. Dari sembilan istri Ir Sorkarno, mungkin kita lebih familiar dengan nama Fatmawati. Hal ini wajar karena beliaulah yang membantu menjahit bendera pusaka merah putih. Berikut ini nama – nama istri Ir Soekarno yang perlu anda ketahui:

  1. (Tahun 1920-1923) Oetari Tjokroaminoto
  2. (Tahun 1923-1943) Inggit Garnasih
  3. (Tahun 1943-1960) Fatmawati
  4. (Tahun 1954-1970) Hartini
  5. (Tahun 1959-1968) Kartini Manoppo
  6. (Tahun 1962-1970) Ratna Sari Dewi
  7. (Tahun 1963-1966) Haryati
  8. (Tahun 1964-1968) Yurike Sanger
  9. (Tahun 1966-1969) Heldy Djafar

Nama – Nama Anak Ir Soekarno

Dari kesemua pernikahan Ir Soekarno tersebut. Beliau dan kesembilan istrinya dikaruniai 10 orang anak.

Biografi Soekarno Singkat
Gambar : nu.or.id

Adapun nama dari semua anak Ir Soekarno yaitu sebagai berikut:

Dari pernikahannya bersama Fatmawati, Ir Soekarno dikaruniai 5 orang anak. kelima anak tersebut yaitu:

  • Guntur Sukarnoputra
  • Megawati Sukarnoputri
  • Rachmawati Sukarnoputri
  • Sukmawati Sukarboputri
  • Guruh Sukarnoputra

Dari pernikahannya bersama Hartini, Ir Soekarno dikaruniai 2 orang anak. kedua putra tersebut yaitu:

  • Taufan Sukarnoputra
  • Bayu Sukarnoputra

Dari pernikahannya bersama Haryati, Ir Soekarno dikaruniai 1 orang putra, yaitu:

  • Ayu Gembirowati

Dari pernikahannya bersama Ratna Sari Dewi, Ir Soekarno dikaruniai 1 orang anak, yaitu:

  • Karina Kartika Sari Dewi

Dari pernikahannya bersama Kartini Manoppo, Ir Soekarno dikaruniai 1 orang anak, yaitu:

  • Totok Suryawan Sukarnoputra

Pendidikan Ir Soekarno di Indonesia

Sebenarnya, sedikit riwayat pendidikan telah dibahas pada point kedua. Namun untuk memperjelas pemahaman mengenai pendidikan Ir Soekarno lebih dalam. Pada point ini, akan dibahas mengenai pendidikan apa saja yang pernah dienyam Ir Soekarno sebelum sampai pada titik tertinggi.

Setelah lulus sekolah ditingkat SD. Ir Soekarno kembali melanjutkan sekolah ke tingkat SMP yaitu Europeesche Large School yang berada di Mojokerto. Hingga pada tahun 1916 beliau kembali melanjutkan studinya disekolah Horgere Burgerschool. Yaitu sekolah yang setingkat dengan SMA.

Sedangkan dalam pendidikan perkuliahannya, Ir Soekarnomelanjutkan studinya ke perguruang tinggi institut teknologi bandung atau ITB. Tepatnya pada tahun 1926. Hingga di puncak pendidikannya, beliau berhasil mendapatkan gelar insinyur. Perjuangan beliau tidak hanya selesai pasca selesai pendidikannya saja. Justru babak baru perjuangan yang sebenarnya akan segera dimulai untuk dunia politik.

Kariernya di Dunia Politik

Karier Ir Soekarno di dunia politik diawali ketika beliau mulai bergabung dalam organisasi pemuda Jong Java. Dalam organisasi tersebut, beliau termasuk salah satu anggota yang cukup aktif. Tak jarang beliau juga ikut mencetuskan ide-ide yang berisi mengenai penentangan terhadap belanda. Bahkan beliau juga mulai mendirikan partai nasional indonesia atau PNI.

Dari semua tindakan tersebut, Ir Soekarno sampai sempat beberapa kali di tangkap, sampai dipenjarakan oleh Belanda. Bahkan beliau juga sempat diasingkan Belanda ke Bengkulu tepatnya pada tahun 1938 sampai tahun 1942. Pengasingan tersebut usai tepat saat masa penjajahan Jepang di Indoneisa.

Biografi Soekarno Lengkap
Gambar : merdeka.com

Setelah kebebasan tersebut, Ir Soekarno kembali aktif di dunia politik. Bersama tokoh-tokoh indonesia beliau kembali memulai strategi perjuangan untuk melawan Jepang yang pada saat itu tengah menjajah indonesia. Dalam perjuangan Ir Soekarno tersebut, Jepang sempat beberapa kali menawarkan kerjasama.

Sejarah biografi Ir Soekarno dalam memperjuangan kemerdekaan memang cukup panjang. Pada pertengahan perjuangan tersebut. tepatnya pada tahap persiapan kemerdekaan pada tahun 1943, Soekarno mulai menyiapkan perumusan rancangan pancasila dan undang-undang dasar 1945 atau UUD 1945.

Dalam tahap tersebut, beberapa kelompok dibentuk seperti BPUPKI, partai sembilan, dan PPKI. Hingga dipuncak kemerdekaan tepatnya pada 16 agustus 1945, Ir Soekarno sempat mengalami penculikan oleh golongan muda yang kini dikenal dengan peristiwa renggasdengklok.

Sebelumnya, artikel ini juga sudah pernah tayang di artikel berjudul Biografi Soekarno

Dalam penculikan tersebut, Ir Soekarno didesak oleh golongan muda agar beliau segera memperoklamasikan kemerdekaan indonesia. Hal itu dikarenakan, indonesia pada saat itu mengalami kekosongan kekuasaan. Karena pada tanggal 15 agustus 1945 jepang mengalami kekalahan oleh sekutu.

Akhirnya setelah melewati proses perundingan yang panjang. Pada tanggal 17 Agustus 1945 proklamasi kemerdekaan indonesia benar-benar dilakukan. Itu artinya, sejak tanggal 17 agustus 1945 pada pukul 10.00 WIB indonesia telah merdeka.

Ir Soekarno Sebagai Preside

Setelah mengumandangkan teks proklamasi yang menjadi tanda kemerdekaan indonesia, Pada tanggal 18 Agustus 1945 Ir Soekarno akhirnya ditunjuk untuk menjadi presiden republik indonesia yang pertama. Dipilih juga Mohammad Hatta sebagai wakil presidennya.

Jabatan ini, tentu pantas beliau dapatkan mengingat perjuangan serta peran beliau yang cukup besar bagi negri indoneisa. Tidak hanya itu, Ir Soekarno juga merupakan sosok yang dikenal dengan ketegasan dan keberaniannya.

Dalam masa kepemimpinannya, beliau sempat beberapa kali mengadakan konferensi Asia-Afrika di kota Bandung. Bahkan beliau juga sering memberikan ide-ide briliannya kepada dunia internasional.

Atas semua yang perjuangan Ir Soekarno itulah, beliau juga sering disebut sebagai founding father indonesia. Tidak hanya itu, untuk mengenang jasa Ir Soekarno tersebut. nama beliau banyak dijadikan sebagai nama objek dan tempat seperti jalan, stadion dan bandara. Selain itu, Ir Soekarno juga telah diresmikan sebagai pahlawan proklamator Indoneisa.

Biografi Soeharto

Biografi Soeharto – Soeharto yang memiliki sebutan Bapak Pembangunan merupakan salah satu pahlawan nasional. Tercatat dalam biografi soeharto bahwa ia juga menjadi satu-satunya presiden dengan jabatan terlama yaitu sekitar 32 tahun.

Beliau adalah presiden kedua setelah Ir Soekarno. Dan merupakan pencetus dari istilah pemerintah orde baru dan pemerintah orde lama. Dalam perjalanan kepemimpinannya, beliau mampu mengantarkan Indonesia menjadi negara swasembada.

Dimana sektor dibidang pertanian berkembang begitu pesat melalui program rapelitanya. Mengenai informasi perjalanan hidup soeharto lainnya. Berikut pembahasan lengkap mengenai biografi soeharto.

Latar Belakang dan Keluarga

Jika kita mengulas biografi Soeharto singkat, tentu tidak akan sepenuhnya merangkum kilas balik perjalanan hidup beliau. Soeharto atau yang memiliki nama lengkap Jenderal Besar TNI (Purn.) H.M.

Biografi Soeharto Singkat
Gambar : tirto.id

Soeharto merupakan presiden kedua indonesia yang lahir pada 8 juni 1921 di Kumusuk, Yogyakarta. Beliau adalah putra dari ibu Sukirah dan Kertosudiro yang pada saat itu bekerja sebagai pembantu lurah dalam bidang pengairan sawah dan juga seorang petani.

Biografi soeharto pada masa kecilnya dimulai ketika beliau mulai bersekolah ketika umurnya 8 tahun. Riwayat pendidikan soeharto cukup banyak. Hal tersebut disebabkan karena soeharto sempat beberapa kali melakukan pindah sekolah.

Sekolah pertamanya, beliau awali di sekolah dasar atau SD Puluhan, Godean. Kemudian karena perpindahan keluarganya ke Kemusuk, Kidul. Soeharto terpaksa pindah sekolah ke SD Pedes.

Prestasi Soeharto

Tidak sampai disitu, ayah soeharto kembali memindahkan beliau ke Wuryantoro. Dan menitipkan-nya bersama Prawirohardjo yang merupakan seorang mantri tani yang menikah dengan adik perempuan Soeharto.

Prestasi dalam pendidikan soeharto juga terbilang bagus. Terbukti di tahun 1941 sat beliau bersekolah di sekolah Bintara yang terletak di Gombang, Jawa Tengah tersebut. Soeharto berhasil terpilih sebagai prajurit telaten.

Di masa kecilnya, soeharto memang telah bercita-cita sebagai seorang tentara atau militer. Dan atas kesungguhan beliau. pada tanggal 5 oktober 1945 tepatnya setelah indonesia merdeka. Soeharto resmi menjadi bagian dari anggota TNI.

Karir Militer 

Soeharto muda mulai merintis cita-cita masa kecil beliau sebagai seorang militer atau tentara. Sebelum sampai di titik puncak, soeharto lebih dulu melewati proses yang panjang dan berliku. Karir militer-nya sendiri diawali dengan pangkat sersan tentara KNIL.

Dari KNIL karie Soeharto kemudian berkembang menjadi komandan PETA. Tepatnya pada zaman penjajahan Jepang. Berkembang menjadi komandan resimen yang memiliki pangkat mayor.

Sebelum akhirnya menjabat sebagai komandan batalion dengan pangkat Letnan Kolonel. Perjalanan karir militer Soeharto terbilang cukup panjang bukan?

Masa Pemerintahan Presiden Soeharto

Pemerintahan soeharto merupakan pemerintahan yang sering disebut dengan orde baru. Dimana pada masa itu, kebijakan politik baik dalam dan luar negeri yang sebelumnya diterapkan di Indonesia diubah oleh Presiden Soeharto.

Biografi Soeharto
Gambar : soeharto.co

Salah satu perubahan tersebut yaitu, dengan kembalinya indonesia sebagai anggota PBB atau perserikatan bangsa bangsa pada tanggal 28 september 1966. Hal ini tentu merupakan kabar baik karena sebelumnya, Indonesia sempat keluar sebagai anggota PBB pada masa pemerintahan Soekarno.

Pada awal pemerintahannya, Soeharto benar-benar menarik garis kepemimpinan yang tegas. Misalnya, dengan pengucilan politik yang beliau lakukan terhadap orang yang terkait dengan partai komunis indonesia atau PKI.

Untuk mengadili pihak yang di-konstruksi Soeharto sebagai pemberontak. Sanksi kriminal pada masa itu juga dilakukan dengan menggelar mahkamah militer luar biasa.Pengadilan digelar dan sebagian dari pembangkang tersebut dibuang ke pulau Buru.

Bahkan pada masa itu, sebagian yang terkait dan masih menjadi pendukung dari partai PKI dihukum tegas dengan cara di-eksekusi massal di hutan oleh militer.

Kebijakan Ekonomi Era Pemerintahan Soeharto

Program awal pemerintahan Soeharto benar-benar diarahkan pada keselamatan ekonomi nasional. Khususnya stabilitas dan juga rehabilitas ekonomi.

Stabilitas ekonomi sendiri yaitu upaya mengendalikan inflasi agar harga barang tidak melonjak terus menerus. sedangkan rehabilitasi ekonomi merupakan suatu upaya perbaikan secara fisik sarana dan prasarana ekonomi.

Pada dasarnya, hakikat dari semua kebijakan tersebut adalah pembinaan sistem ekonomi berencana. Yang nantinya bisa menjamin berlangsungnya demokrasi ekonomi ke arah terwujudnya masyarakat adil dan makmur sesuai dengan pancasila.

Program stabilisasi ini, dilakukan soeharto dengan cara membendung laju inflasi pada masa itu. Dan atas usahanya, Soeharto berhasil membendung inflasi pada akhir tahun 1967-1968. Meskipun bahan kebutuhan pokok menjadi melonjak naik.

Misi Besar Pembentukan Kabinet Pembangunan 

Pada juli 1968, kabinet pembangunan berhasil dibentuk. Pada masa itu, kebijakan ekonomi dialihkan pemerintah pada pengendalian yang ketat terhadap harga barang khususnya sandang, pangan, dan kurs valuta asing. Di titik inilah ekonomi nasional relatif stabil.

Pada kondisi politik bangsa indonesia yang telah pulih, Soeharto kemudian melaksanakan pembangunan nasional. Pembangunan nasional yang dimaksudkan saat itu yaitu pembangunan yang direalisasikan melalui pembangunan jangka pendek dan juga pembangunan jangka panjang.

Pembangunan jangka pendek dilakukan Soeharto dengan rancangan pembangunan lima tahun atau pelita. Pada pembangunan ini, misi pembangunan dalam rangka mencapai tingkat kesejahteraan masyarakat indonesia.

Sedangkan pembangunan jangka panjang mencakup pembangunan dengan periode 25 sampai 30 tahun.

Pembangunan nasional sendiri merupakan upaya pembangunan yang berkesinambungan yang meliputi seluruh aspek kehidupan masyarakat, bangsa, dan juga negara. Dalam pelaksanaannya, pembangunan nasional mencoba mewujudkan tujuan nasional yang tertulis dalam pembukuan UUD 1945.

Kisah Dibalik Gelar Soeharto 

Pada masa orde baru, kebijakan yang dijalankan pemerintah tidak terlalu membuat perubahan signifikan selama 32 tahun.  Hal tersebut disebabkan karena pada saat itu pemerintah sukses menghadirkan stabilitas politik yang mendukung terjadinya stabilitas ekonomi.

Biografi Soeharto Lengkap
Gambar : kaskus.co.id

Oleh sebab itulah, pemerintahan pada masa orde baru sangat jarang melakukan perubahan kebijakan khususnya dalam hal anggaran negara. Hal tersebut dikarenakan kebijakan ekonomi pada pemerintahan orde baru berorientasi pada pertumbuhan ekonomi.

Dan kebijakan ekonomi didukung oleh kestabilan politik yang dijalankan oleh pemerintah.

Dalam kebijakan-kebijakan yang sering disebut sebagai trilogi pembangunan yang meliputi stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi yang stabil, dan pemerataan pembangunan. Presiden Soeharto berhasil membuat beberapa perbaikan.

Dan dari keberhasilan itulah, presiden Soeharto yang memerintah pada saat itu diberikan julukan sebagai ‘Bapak Pembangunan’.

Wafatnya Presiden Kedua RI

HM Soeharto meninggal pada minggu, tanggal 27 januari 2007. Presiden kedua yang juga menjadi jenderal besar yang dianugerahi penghormatan sebagai Bapak pembangunan nasional. Beliau meninggal pada usianya yang ke 87 tahun.

Setelah menjalani perawatan selama 24 jam di Rumah Sakit Pusat Pertamina atau RSPP, Jakarta.

Berita mengenai wafatnya presiden Soeharto pertama kali dinformasikan kapolsek Kebayoran Baru, kompol yaitu Dicky Sonandi, di Jakarta. dan kemudian secara resmi disampaikan oleh tim dokter kepresidenan pada siaran pers.

Pada siaran tersebut, tim dokter mengatakan bahwa Soeharto wafat tepat pada pukul 13.190 WIB pada minggu, 27 januari 2008 di RSPP Jakarta karena kegagalan multi organ.

Setelah dinyatakan wafat. Sekitar pukul 14.40, jenazah mantan presiden Soeharto diberangkatkan menuju kediaman beliau di Jalan Cendana nomor 8, Menteng, Jakarta. Dan sampai kediaman sekitar pukul 14.55.

Jumpa Pers Ketika Soeharto Meninggal

Sementara itu, Susilo Bambang Yudhoyono yang pada saat itu menjabat sebagai presiden RI bersama wakilnya, Jusuf Kalla menyempatkan mengadakan jumpa pers. Agenda tersebut berlangsung selama 3 menit dan 28 detik di kantor presiden, Jakarta.

Dalam jumpa pers tersebut, beliau menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Haji Muhammad Soeharto, yang merupakan mantan presiden RI kedua.