Biografi Najwa Shihab

Biografi Najwa Shihab Lengkap

Biografi Najwa Shihab – Banyaknya yang mencari tahu biografi Najwa Shihab tentu tidak terlepas dari popularitas serta kesuksesan beliau di dunia jurnalistik. Najwa Shihab merupakan salah seorang jurnalis terkenal yang memiliki kecerdasan yang mengagumkan.

Jurnalis cantik yang dipanggil Nana ini mengalami kenaikan karir pada saat dia menjadi pembawa acara bincang bincang di Metro TV.

Pada acara yang diberi nama Mata Najwa ini, nama Najwa Shihab mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Karena pada acara tersebut Najwa sering mengajukan pertanyaan cerdas kepada narasumber yang kebanyakan merupakan politisi Indonesia.

Kesuksesan yang diraih oleh Najwa Shihab tidaklah instan, sekalipun ia menyandang nama Shihab. Perjalanan karirnya begitu panjang sebelum sesukses sekarang. Najwa mulai merintis karir kejurnalistiknya mula pada tahun 2001 lewat salah satu stasiun TV nasional.

 

Untuk lebih jelasnya simaklah biografi Najwa Shihab berikut ini.

Latar Belakang

Najwa Shihab lahir pada tanggal 16 September pada tahun 1977 di Makssar dan merupakan anak kedua dari Quraish Shihab. Ayah Najwa Shihab, yatu Quraish Shihab merupakan mentri agama pada masa Kabinet Pembangunan VII.

Biografi Najwa Shihab
Gambar : nasional.tempo.co

Sementara itu ibu Najwa Shihab bernama Fatmawati Assegaf.  Sementara itu saudara kandung Najwa Shihab bernama Najeela Shihab, Nahla Shihab, Nasywa Shihab, dan Ahmad Shihab.

Suami dari Najwa Shihab bernama Ibrahim Sjarief Assegaf mempunyai selisih usia sekitar 6 tahun. Keduanya menikah pada tahun 1997 dan pada saat itu, mbak Nana masih berusia 20 tahun.

Kisah cintanya dimula saat Najwa masih berstatus Mahasiswa Baru di Universitas Indonesia, tepatnya di Fakultas Hukum. Sementara Ibrahim saat itu sebagai mahasiswa senior. Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai seorang putra yang diberi nama Izzat Ibrahim

 

Perjalanan Karir

Biografi Najwa Shihab selanjutnya adalah perjalanan karir dimuai dari tahun 2001 saat dia mulai bergambung dengan menjadi jurnalis di Metro TV. Karirnya mulai naik dari akhir tahun 2004, tepatnya pada saat peristiwa tragedi tsunami Aceh.

Najwa berhasil sampai di Aceh hari hari awal pasca tsunami, sehingga dia melihat jelas kekacauan yang begitu mengerikan. Najwa berdiri di tengah kota yang porak poranda dengan mayat yang tergeletak di mana mana dan tak terurus.

Saat itu, putri Quraish Shihab tersebut melihat betapa tidak siapnya pemerintah dalam menghadapi bencana ini. :Laporannya yang langsung dari lokasi kejadianpun mengandung emosi yang begitu mendalam.

Karena laporannya ini, Najwa memperoleh penghargaan dari PWI Jaya serta PWI Pusat pada tahun 2005. Liputan yang dilakukannya dinilai ikut berperan dalam menyebarkan informasi yang mengundang kepedulian serta empati dari masyarakat luas.

 

Penghargaan yang Diraih

Setelah pada tahun 2005 Najwa Shihab memperoleh award dari PWI pusat, prestasi nampaknya terus saja beliau raih. Pada tahun berikutnya, yaitu pada 2006, putri kedua dari Quraish Shihab ini terpilih menjadi Jurnalis Terbak dari Metro Tv, serta masuk dalam nominasi Pembaca Berita Terbaik.

Nominasi tersebut didapatkannya dari sebuah acara penhargaan dari Panasonic Award. Pada tahun ini pula ia terpilih ke dalam peserta Senior Journalist Seminar bersama beberapa wartawan lain dari beberapa negara.

Selain itu Najwa Shihab juga menjadi pembicara dalam sebuah acara besar, yaitu acara Konvensi Asian American Journalist Association.

Biografi Najwa Shihab Singkat
Gambar : merdeka.com

Satu tahun berikutnya, Najwa Shihab masuk ke dalam nominasi Best Current Affairs/Talk Show Presenter pada ajang Asian Television Awards. Hal ini menunjukkan bahwa pengakuan kualitas seorang Najwa Shihab tidak hanya datang dari masyarakat Indonesia saja, tapi juga dari Asia.

Penentuan pemenang pada ajang penghargaan TV Asia tersebut ditentukan oleh juri yang terdiri dari TV Broadcaster senior yang berasal dari beberapa negara.

Najwa Shihab pernah memandu sebuah acara yang cukup berkesan bagi masyarakat Indonesia pada saat itu. Acara tersebut adalah debat calon Gubernur DKI Jakarta yang mempertemukan paslon Fauzi Bowo dan Priyatno dengan paslon Adang Daradjatun dan Dani Anwar.

Penyelenggara acara debat itu adalah KPUD Prov DKI Jakarta dan acara tersebut disiarkan langsung oleh Metro Tv. Najwa Shihab bersaing dengan beberapa pembawa acara lain hingga ia terpilih menjadi pemandu debat setelah menyisihkan para pesaingnya.

Tahun 2008, Najwa terbang menuju Australia guna memperdalam ilmunya dibidang jurnalistik serta dibidang Tv Broadcast. Disana ia memperdalam wawasannya tentang masalah hukum media. Tahun 2010, Najwa Shihab kembali memperoleh nominasi Presenter Berita Terbaik dalam ajang penghargaan Panasonic Award. Walaupun pada akhirnya ia tidak terpilih menjadi pemenang dari penghargaan tersebut.

 

Duta Pustaka Bergerak

Najwa Shihab telah terpilih menjadi Duta Baca Indonesa untuk periode 2016-2020 oleh Perpustakaan Nasional. Visi yang diembannya adalah menyebarkan minat membaca di seluruh Indonesia.

Sehingga seluruh masyarakat, terutama pemuda yang bahkan berada di pelosok pelosok negri ini mempunyai minat baca yang bagus. Hal itu merupakan tantangan yang cukup besar bagi Najwa Shihab, mengingat bahwa tingkat minat baca di negri ini masih tergolong rendah.

Selain sebagai Duta Baca, Najwa Shihab juga ditunjuk menjadi Duta Pustaka Bergerak. Tugas besarnya adalah membangun perpustakaan bergerak di seluruh wilayah Indonesia sehingga sarana dan prasarana untuk membaca bisa dijangkau masyarakat.

Ada yang menyebarkan buku menggunakan sepeda, kuda, perahu, dan beberapa kendaraan lainnya. Intinyan tugas Najwa Shihab adalah meningkatkan minat masyarakat dalam membaca serta menyebarkan bahan bacaan ke seluruh pelosok Indonesia.

 

Karakter Najwa Shihab 

Karakter Najwa Shihab paling menonjol adalah cerdas. Hal ini dapat anda lihat dari rangkaian kalimat yang digunakan untuk bertanya pada narasumbernya yang kebanyakan adalah politisi.

Pertanyaan cerdas dari Najwa Shihab seringkali membuat narasumber nya seperti kualahan dalam menjawab. Hal ini patut dicontoh, bahwa perempuan juga perlu berpendidikan tinggi hingga memiliki kecerdasan tinggi.

Selain cerdas, Najwa Shihab juga dikenal karena keberaniannya yang kerap ia tunjukkan dalam acara Mata Najwa. Ia berani mengorek berbagai informasi dari para politisi yang kerap kali disembunyikan dari masyarakat Indonesia.

Biografi Najwa Shihab Lengkap
Gambar : timesindonesia.com

Bahkan, keberanian luar biasa ditunjukkannya saat berkunjung dan melakukan siaran langsung di Lapas Sukamiskin. Hal ini mengajarkan kepada kita semua untuk tidak takut untuk mengungkap sebuah kebenaran.

Karakter tegas juga dimiliki oleh jurnalis cerdas yang satu ini. Ketika tengah mewawancarai narasumbernya, Najwa selalu menginginkan sang narasumber menjawab pertanyaannya dengan tepat.

Jika jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan pertanyaan atau harapannya, biasanya dengan tegas Nana akan mengulangi pertanyaannya lagi. Ketegasan ini yang kerap kali membuat banyak narasumbernya kebingungan dalam menjawab.

Kepeduliannya terhadap dunia literasi mendorong Najwa Shihab mendatangi berbaga daerah di Indonesia, bahkan hingga pelosok. Hal itu dilakukan guna menyebarkan minat baca kepada seluruh lapisan dan kalangan masyarakat Indonesia.

Hal itu menunjukkan jika Najwa Shihab mempunyai karakter sosial yang baik terhadap semua lapisan dan kalangan. Tak ayal jika hal ini membuatnya kian dicintai oleh masyarakat Indonesia secara luas.

 

Sisi Lain Najwa Shihab

Meskipun seringkali terlihat tegas dan mungkin ada yang mengatakan terlihat galak, namun Najwa Shihab sebenarnya adalah sosok yang penyabar. Hal ini terlihat saat ia kehilangan anak keduanya yang meninggal setelah dilahirkan prematur.

Bayi yang ditunggunya itu hanya hidup di dunia ini selama empat jam saja. Ketegarannya yang satu ini patut kita contoh. Kecintaan nya kepada dunia literasi juga seakan akan mengajak kita untuk lebih mencintai baca dan menulis.

Kerja keras yang dilakukan tidak pernah sia sia dan pasti akan menemui hasilnya pada saatnya nanti. Itulah yang ditunjukkan dari biografi Najwa Shihab, sesosok jurnalis cerdas yang dimiliki Indonesia.

Biografi Joko Widodo

Dhimas V. R.
3 min read

Biografi Ridwan Kamil

Dhimas V. R.
4 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *